Hot!

Other News

More news for your entertainment

Memainkan Pencahayaan di Ruang Tamu untuk Kesan Lebih Elegan


Tak perlu makeover ruang tamu secara keseluruhan. Dengan 'memainkan' lighting saja, penampilan ruang tamu Anda sudah terasa bedanya dan terlihat lebih elegan. Pernah melihat reality show The Apartment? Beberapa episodenya dapat terlihat jika beberapa kontestan mengkhususkan misinya pada penataan cahaya. Nah, kini Anda juga bisa menerapkannya pada ruang tamu Anda. Here’s how.


Buat Suasana Lebih Hangat 

Lampu meja yang tak terlalu terang dan floor lamp bisa membantu menciptakan suasana menyenangkan di ruang tamu, terutama di malam hari. Gunakan space yang cukup luas yang biasanya menghadap dinding untuk menciptakan pantulan cahaya yang hangat. Jika Anda cukup kreatif, gunakan lilin agar nuansanya tetap hangat.


Think about Chandelier 

Tak semua rumah memiliki tempat khusus untuk menempatkan lampu. Apabila rumah Anda memiliki cahaya alami di siang hari. Namun apabila ada celah lampu khusus, Anda bisa menempatkan lampu chandelier. Jika Anda tak terlalu suka ide chandelier atau overhead lamp (lampu yang dipasang di langit-langit-RED), maka floor lamp berukuran besar yang melengkung bisa menjadi pilihan. Jika terdapat televisi di ruang tamu, bijaksanalah dalam menempatkan lampu, agar tak terpantul ke layar. Pastikan lampu bisa diredupkan untuk menghindari sinar lampu yang terlalu menyilaukan.


Buat Ilusi Ruangan Lebih Lebar

Untuk membuat ruangan tampak lebih luas, sinari kedua sisi dinding yang berseberangan dengan cahaya yang cukup terang agar keduanya tampak jauh terpisah. Sisi dinding yang terang akan membuat ruangan tampak lebih luas. Jika diperlukan, gunakanlah juga cermin untuk merefleksikan ruang atau cahaya lampu.


Aksen Lampu Kerja 

Lampu kerja yang biasa ditaruh di atas meja juga sangatlah penting jika Anda sering membaca. Selain itu, lampu jenis ini memiliki kadar natural light yang rendah, jadi tak akan terasa silau. Sebenarnya tak harus berupa lampu meja yang biasa, karena Anda juga bisa menempatkan floor lamp di antara dua sofa.


Sumber: blog.qlapa.com

Tips Memilih Meja Makan agar Cocok dengan Ruang Makan


Meja makan adalah "bintang" utama di ruang makan. Bukan ruang makan namanya kalau furnitur yang satu ini tidak ada. Karena selain di ruang keluarga, di meja ini semua kegiatan bersama keluarga juga bisa terjadi, mulai dari makan (tentunya), ngobrol dengan satu atau seluruh keluarga, mengerjakan PR, sampai melepas lelah sambil berkhayal (atau ngemil makanan yang ada di sana).

Karena perannya untuk "menciptakan" interaksi keluarga, memilih meja makan yang nyaman adalah hal yang penting. Kalau meja makan di ruang tamumu nyaman, semua anggota keluarga juga pasti betah duduk di sana untuk berinteraksi atau melakukan apapun. Sebaliknya, kalau meja makannya tidak nyaman, jangankan bisa membuat interaksi keluarga terjadi, kamu sendiri mungkin merasa tidak nyaman dan malas makan di sana.

Jadi, kalau kamu baru pindah rumah, atau ingin mengganti meja makan di ruang makanmu, cobalah untuk berhati-hati memilihnya. Kali ini kita punya beberapa tips memilih meja makan agar cocok dengan ruang makanmu:


Pilih Meja dengan Bahan yang Tepat

Pilihan bahan yang paling bagus untuk meja makan tentu saja kayu. Tapi kayu yang dipilih juga tidak boleh sembarangan. Pilih meja makan yang berbahan hardwood atau kayu solid, misalnya kayu mahoni, maple, oak, atau jati. Jangan menggunakan kayu komposit atau gabungan seperti MDF (Medium Density Fiberboard), yang terbuat dari campuran kayu keras dan halus yang dikompres menjadi papan.

Yup, memang kalau dilihat dari harga, meja makan dari kayo solid ini memang mahal, karena kayu yang digunakan juga memang bernilai tinggi. Tapi harga itu juga disertakan dengan daya tahan serta kekuatan kayunya yang sangat bagus. Sekali memilikinya, meja dari kayu ini harusnya bisa tahan sampai bertahun-tahun tanpa rusak, lapuk, atau alasan apapun yang membuatnya harus diganti. Plus tekstur serat dari kayu-kayu ini juga membuat mejanya terlihat lebih menarik.


Perhatikan Ukuran dan Dimensi Mejanya


Yang kedua yang harus kamu perhatikan adalah ukuran, bentuk, dan dimensi meja makannya. Pertama, kamu perlu memastikan kalau ukuran meja makanmu muat untuk mengakomodir semua anggota keluarga. Jadi kalau kamu tinggal berlima, pastikan meja makannya muat untuk lima orang. Yang harus kamu perhatikan adalah ukuran dan juga bentuk mejanya. Bentuk di sini misalnya oval, persegi, bundar, atau persegi panjang. Sebagai gambaran, meja dengan ukuran 1×0,5 meter harusnya cukup untuk empat sampai enam orang.

Tapi selain memperhatikan apakah mejanya cukup untuk jumlah anggota keluarga di rumah, pastikan juga meja itu pas untuk luas ruanganmu. Ini juga sekali lagi mempertimbangkan ukuran dan bentuk mejanya. Kalau mejanya terlalu besar dan memakan semua ruang kosong di ruang makan, kamu tidak akan punya ruang gerak. Tapi kalau terlalu kecil, mejanya tidak lagi jadi fokus atau pusat utama ruangannya. Untuk membuat mejanya pas, kamu bisa memanfaatkan bentuk mejanya. Misalnya, meja bentuk oval bagus untuk ruangan yang kecil karena masih bisa memberikan ruangan kosong. Meja bentuk persegi cocok untuk ruangan yang sempit, lalu meja persegi panjang cocok untuk ruangan yang luas.


Pastikan Modelnya Cocok dengan Mood Ruang Makanmu

Perhatikan ruangan makanmu dan perabotannya. Seperti apa perabotnya? Apakah ruang makanmu memperlihatkan nuansa atau gaya tertentu? Atau kamu punya rencana khusus mendesain ruang makan dengan tema tertentu? Kalau begitu, perhatikan juga model meja makan yang kamu pilih sesuai dengan suasana atau mood ruang makanmu. Kalau tidak, meja makanmu mungkin akan terasa out of place atau salah tempat karena tidak “menyatu” dengan warna serta bentuk perabot lain yang ada di ruangan makanmu.


Sumber: blog.qlapa.com

8 Tips Menghias dan Menata Rumah untuk Lebaran


Selain mudik ke kampung halaman tercinta, bersilaturahmi ke rumah saudara ataupun tetangga menjadi kegiatan lain yang seakan menjadi ciri khas ketika menyambut hari raya kemenangan umat muslim ini. Jika sudah berbicara tentang kebiasaan yang satu ini, tak ayal rumahmu pasti juga akan kedatangan tamu-tamu yang hendak mampir untuk bermaaf-maafan dan merayakan Lebaran seru bersama keluargamu. Bahkan bisa jadi, rumahmu akan menjadi basecamp untuk para saudara-saudaramu merayakan Lebaran.

Sebagai bagian menyambut para tamu dan untuk mengekspresikan rasa bahagiamu menyambut Hari Raya Idul Fitri, rumahmu tentu tidak boleh tampil biasa-biasa saja. Inilah saat kamu menghias dan menata rumahmu untuk Lebaran semaksimal mungkin guna mengeluarkan sukacita Idul Fitri agar tampak di seluruh sudut. Dengan penataan hunian yang apik, dijamin kamu akan semakin senang menyambut hari raya serta tidak akan malu dan sungkan menjamu para tamu yang datang, baik saudara, kerabat, maupun tetangga.

Nah, apa saja sih tips yang jitu guna menghias dan menata rumahmu untuk Lebaran? Berikut beberapa tips menata rumah yang akan membuat suasana hari raya di rumahmu semakin kental dan meriah. Check itu out!


1. Pastikan Sofa di Ruang Tamu dalam Kondisi Terbaik


Bagian rumah yang akan menjadi titik vital saat menyambut para tamu saat Lebaran tiba adalah ruang tamu. Di ruangan ini, sofa menjadi fokus utama yang mesti kamu perhatikan dan atur. Pastikan sofa di ruang tamumu dalam kondisi terbaiknya. Jika kain atau kulitnya mulai kotor, kamu harus membersihkannya sebelum menyambut para tamu. Apalagi jika kain atau kulit sofa di ruang tamumu sudah mulai rusak, Lebaran dapat menjadi momen guna memperbaikinya. Kalaupun tidak ingin repot, kamu bisa membeli sofa baru yang sesuai kebutuhan.


2. Jangan Lupa Sediakan Tempat Duduk Tambahan


Kamu harus mengantisipasi membeludaknya para tamu yang datang bersilaturahmi ke rumahmu. Kerap terjadi, para tamu atau tuan rumahmu harus berdiri lama karena tidak ada tempat duduk yang memadai. Guna mengatasi hal tersebut, kamu bisa menyiapkan beberapa kursi tambahan yang dapat dikeluarkan saat banyaknya tamu yang datang. Trik ini dapat menjadi solusi menata rumah untuk Lebaran guna kenyamanan bersilaturahmi.


3. Menggelar Karpet di Ruang Keluarga pun Dapat Menjadi Pilihan


Tips lain menata rumah untuk Lebaran dalam rangka mengantisipasi melimpahnya para tamu yang datang ke hunianmu adalah menggelar karpet yang cukup besar. Apabila ruang tamumu sudah tersusun rapi dengan sofa dan meja yang telah terhias, kamu bisa menggelar karpet tersebut di ruang keluarga. Para tamumu pasti akan lebih betah berkunjung ke rumahmu karena merasa diterima hingga bisa bersilaturahmi dalam ruang keluarga yang lebih terkesan akrab.


4. Pasang Taplak Meja Bernuansa Hari Raya


Memangnya ada taplak meja yang bernuansa hari raya? Maksudnya di sini, kamu sebaiknya mengganti taplak meja-taplak meja yang ada di rumahmu dengan yang baru. Urusan motif dan modelnya sendiri bisa kamu sesuaikan dengan dekorasi rumahmu. Bisa juga, kamu memilih taplak meja berwarna putih untuk menggambarkan suasana Idul Fitri yang suci. Pilihan lainnya, kamu dapat menyelaraskan warna taplak meja dengan warna gorden yang ada di ruangan tersebut agar tampak harmonis. Bukan hanya meja ruang tamu yang mesti kamu pasangi taplak meja yang keren, meja makan yang kerap menjadi persinggahan para tamu guna mencicipi santapan Lebaran khas keluargamu juga patut dipasangi taplak meja yang keren.


5. Atur Toples-Toples Kecil di Meja Tamu Rumahmu


Saat menata rumah untuk Lebaran, kerap kali meja ruang tamu hunianmu terlihat sangat penuh. Hal ini disebabkan banyak toples yang menampung kue-kue kering sebagai tamuan bagi orang-orang yang datang ke rumahmu. Meskipun fungsional, kondisi meja yang penuh dengan topleks yang tampak berdesak-desakan sangat tidak indah dipandang mata. Namun di sisi lain, kamu ingin semua kue kering yang sudah disediakan tersaji manis di ruang tamumu. Tenang saja, kamu cukup mengganti toples yang berjejalan tersebut dengan toples yang berukuran lebih kecil. Dalam jumlah yang sama, ukuran toples kecil bisa membuat ruang di meja tamu lebih tampak lapang. Jangan lupa, carilah toples-toples kecil dengan model yang unik, yang akan membuat mata tiap tamu tidak berhenti meliriknya.


6. Simpan Air Mineral dalam Wadah yang Kece


Selain kue-kue kering, meja tamu rumahmu juga harus dilengkapi sajian air mineral yang dapat menghapus dahaga para tamu. Meskipun kamu terbiasa akan membuatkan minuman bagi para orang yang datang bersilaturahmi, air mineral tetap dibutuhkan untuk mengusir haus para tamu setelah kenyang menyantap kue-kue kering. Hanya saja, kamu juga harus memperhatikan pengaturan air mineral tersebut di meja tamu. Lebih baik kamu menaruh beberapa persediaan air mineral di wadah yang kece. Tempat air mineral dengan bentuk yang unik dan keren tentunya tidak hanya membuat meja tamu rumahmu tampak lebih teratur, melainkan juga membuat suasana hari raya semakin semarak.


7. Jangan Terlalu Banyak Memajang Hiasan dan Pernak-Pernik Dekorasi


Sebenarnya, hak kamu menghias rumahmu agar tampak menarik sesuai selera. Namun prinsipnya, jangan berlebihan. Hiasan dan pernak-pernik yang terlalu banyak memenuhi ruangan rumahmu malah akan membuat suasana terlihat ribet. Dalam menata rumah untuk Lebaran, kamu cukup menambahkan beberapa hiasan dinding bertema hari raya ataupun bernuansa islami di tembok rumahmu. Tidak perlu menambahkan pernak-pernik untuk meja karena hanya membuat space meja tamumu terlihat kian sempit. Beberapa jenis hiasan dinding yang dapat kamu pilih guna mempercantik dekorasi rumahmu, antara pajangan kaligrafi, hoopart, atau poster-poster motivasi.


8. Lengkapi dengan Bunga-bunga Segar


Suasana riuh para tamu bisa jadi membuat suasana rumahmu terasa pengap. Kamu bisa menyisati kondisi ini dengan melengkapi dekorasi hunianmu dengan tampilan bunga-bunga segar yang menyejukkan mata. Akan lebih seru lagi jika kamu memilih bunga yang bisa menjadi pengharum alami ruangan. Taruhlah bunga-bunga segar tersebut dalam vas cantik berukuran tidak selalu besar. Kemudian, kamu bisa menaruhnya di atas meja tamu atau dalam rak dinding.


Selain menghias dan menata rumah untuk Lebaran, kamu juga harus memperhatikan kebersihan ruangan-ruangan di hunianmu. Ini karena percuma saja jika dekorasi rumah sudah oke, namun ternyata laintain rumahmu kotor dan perabotannya berdebu. Jadi, pastikan dekorasi sudah tampil keren serta kebersihan rumah tetap terjaga sebelum dan sesudah acara silaturahmi di hari raya kemenanganmu.



Sumber: blog.qlapa.com

Tips Hemat Menata Interior di Rumah Baru


Pindah ke rumah pertama tentu memberikan perasaan yang berbeda. Beberapa orang merasa lebih bebas akhirnya bisa terlepas dari rumah orangtua atau rumah sewanya.

Untuk itu, buatlah kesan agar rumah pertama Anda bisa mewakili kebutuhan dan selera yang diinginkan. Berikut ini beberapa langkah untuk mulai mendekorasi rumah baru Anda. Diadaptasi dari HGTV.com, berikut beberapa tips untuk menata interior di rumah:


1. Bereskan barang-barang di rumah lama

Sebelum berencana untuk pindah ke rumah baru, tentunya Anda harus mulai merapikan tempat tinggal yang sebelumnya. Temukan barang-barang yang tersembunyi di sudut rumah dan segera kemas dalam satu kotak kardus.

Ini adalah langkah awal untuk mempermudah proses packing. Jika ternyata setelah proses ini, barang-barang Anda terlihat sangat banyak, Anda bisa membuka garage sale untuk dijual di depan rumah atau forum marketplace.


2. Mulai dari tempat tidur

Kamar tidur menjadi tempat menghabiskan hampir sepertiga waktu Anda ketika ada di rumah. Oleh karenanya, jika Anda memiliki bujet yang terbatas, pertimbangkan untuk membeli kasur yang baru.

Pokoknya, sangat penting menginvestasikan uang Anda untuk mendekorasi kamar tidur. Nah, kalau Anda memiliki kocek lebih di kantong, tidak ada salahnya memberikan sentuhan berbeda pada warna cat dinding.

Untuk Anda morning person yang aktif beraktivitas di pagi hari, pilih warna-warna ceria yang cerah. Sementara untuk Anda yang hobi begadang di malam hari, warna yang gelap cocok untuk dipilih. Jangan lupa untuk memilih warna sesuai kepribadian agar tidak membosankan dalam jangka waktu yang lama.


3. Jangan beli semuanya secara bersamaan

Setidaknya, tinggali rumah baru Anda dalam jangka waktu dua bulan sebelum mulai merenovasi rumah dengan bujet yang mahal. Karena ada perbedaan penting antara bayangan Anda tinggal dirumah baru dengan perasaan Anda setelah benar-benar meninggali rumah tersebut.

Bisa saja bujet sebesar Rp 5 juta yang telah direncanakan untuk renovasi dapur tidak sepenting jika Anda merenovasi ruang makan.


4. Tahan godaan untuk membeli satu set furnitur

Toko ritel seringkali menyajikan tampilan furnitur ataupun barang yang dijual dalam satu set. Mereka begitu ingin menggoda Anda agar membeli semuanya dalam satu set, tapi tahan godaan tersebut!

Beberapa barang yang ditata dalam satu gaya sudah cukup menarik untuk dilihat, namun jangan sampai rumah Anda nampak seperti menjadi showroom furnitur. Pastikan Anda memiliki ciri khas gaya tersendiri dan jangan takut untuk lakukan mix and match sesuai selera.


5. Padankan dalam satu warna senada

Jika Anda baru saja pindah ke rumah pertama yang berisi furnitur tua milik pemilik rumah sebelumnya, tak perlu khawatir. Ada cara paling mudah dan murah untuk mengubah masalah ini dengan memadankannya dalam satu warna yang senada.

Misalnya, jika hanya ada satu sofa dengan warna yang terlihat berbeda dengan lainnya maka tambahkan keset atau aksesoris lain dengan warna serupa sehingga terlihat saling melengkapi satu sama lain.


6. Pecahkan masalah tanpa biaya

Jika lemari dapur Anda terlihat membosankan, maka ubah saja warna lemari cat agar telihat lebih segar. Namun, jangan beli cat kayu dengan harga yang mahal. Usahakan semua daur ulang dekorasi yang Anda lakukan tidak memakan banyak biaya.

Contoh lain sangat mudah jika ingin mengubah penampilan kamar mandi. Caranya cukup dengan mengubah warna lampu dengan model yang sedikit lebih unik, atau menambahkan saklar lampu untuk membuat suasana lebih redup sesuai keinginan.


Source: Liputan6